Tag Archives: Blume

Dipterocarpaceae—(Vatica pauciflora Blume)

Dipterocarpaceae—(Vatica pauciflora Blume)

Nama lokal:
Resak laru, resak paya, resak ayer, resak pasir, damar mata kuching (Malaya), resak padang, resak rawang (Sumatera)

Lokasi sampel:
Fakultas Kehutanan IPB, Dramaga, Bogor (pohon penanaman)

Deskripsi:
Pohon berukuran kecil sampai medium. Disamping perhiasan bunga, bagian lainnya ± berwarna coklat-abu dan berambut halus (cinereous) menetap; pada ovarium, malai, dan pucuk ranting segera gugur; bagian selainnya menjadi halus/tak berambut. Ranting berdiamater Three mm di bagian pucuknya, bercabang-cabang banyak, coklat-abu pucat, biasanya dengan kerut-kerutan kecil (rugulose). Kuncup kecil, bulat telur; stipula panjang eight mm, bentuk linear, menjadi melipat ke belakang.
Daun panjang 6.5–20 cm dan lebar 2.2–eight cm, bervariasi dalam ukuran, bentuk ellips-lanset, tekstur agak kaku; bagian dasar runcing (cuneate); bagian yang runcing (acumen) panjangnya mencapai 1.Five cm, terlihat jelas; pertulangan sekunder berjumlah 6–Nine pasang, melengkung, naik, tipis dan agak lebih terangkat di bagian bawah permukaan dibandingkan bagian atas; tangkai daun panjang 10–18 mm, halus, saat kering berwarna hitam.
Malai panjang mencapai Nine cm, terletak di ujung atau di ketiak dekat ujung, berbunga banyak, bercabang-cabang tak beraturan. Kuncup bunga berukuran panjang 10 mm dan lebar Three mm, berbentuk gelendong (fusiform), embel-embel (appendage) kecil, agak sedikit melebihi kepala sari; tangkai putik berbentuk tabung, lebih panjang dibandingkan ovarium, melebar di bagian ujungnya dibawah tangkai putik kecil berbentuk kerucut; bunganya khas serupa.
Tangkai buah mencapai panjang 7 mm dan lebar Three mm, terlihat jelas; cuping kelopak (calyx) diameternya mencapai Five mm, bentuk setengah bulat, membengkak (incrassate), ± bersatu melingkar menempel di dasar buah/nut; buah/nut berukuran 3 × Three cm, berbentuk bulat telur, agak runcing, dengan Three alur pada lokula (loculicidal) terlihat jelas; dinding buah (pericarp) tebal, seperti sumbat gabus, berbintil-bintil (verrucose).

Sebaran dan Ekologi:
Semenanjung Thailand dan di Malesia: Malaya, Sumatera (Palembang, Lampung), Bangka.
Tumbuh pada tepian sungai berarus lambat, rawa air tawar; umum dijumpai.

Catatan:
Menempati habitat yang sama dengan Vatica umbonata dan sukar dibedakan dari jenis tersebut pada sampel steril; berdasarkan kelopak pada buah meskipun demikian dapat dibedakan secara konsisten.
Sebuah spesimen dari Sikundur dari Medan mempunyai buah yang berbeda dalam kelopak bersatu yang sangat membesar, menyerupai V. umbonata, yang sejauh ini tak ditemukan di Sumatera. Hal ini mungkin mewakili hibrida antara dua jenis.

Sumber:
Plants Malesiana Sequence 1 Quantity 9 (halaman 351–352)

Posted via Jack_forest on 2016-11-21 17:34:29

Tagged: